Mata ini sudah terlalu lelah menahan kantuk, sudah 2 hari 2 malam menyelesaikan Tugas Akhir kuliah yang tak kunjung jelas bentuknya. Hari Kamis, 7 Agustus 2008, jam 08.30 adalah waktu terakhir, kesempatan kedua, yang diberikan dosen penguji agar aku menyelesaikan alat yang harus aku demokan.
Namun sampai jam 09.00 alat Tugas Akhir yang tinggal 95%, tiba-tiba alat gagal saat tes sebelum di isi program. Aku gak bisa apa-apa, kepenatan, frustasi, depresi, dan kecewa jadi satu. Hampir setengah putus asa, aku gak berbuat apa-apa. Sorenya aku telepon dosen pembimbing, namun hasilnya di lempar lagi ke dosen penguji.
Pagi ini, jam 09.15 aku telepon salah satu dosen penguji, dan jawabannya adalah aku dinyatakan tidak lulus, dan harus mengulang satu semester lagi.
Mungkin itu sudah qodar aku,
terserah orang lain mau ngomong apa,
karena aku sudah berusaha dan berdoa semaksimal mungkin,
biar orang mau bilang apa.
Terima kasih Ismet, teman yang telah memberi ide, masukan, dan bantuan alat dan tenaganya saat pembuatan Alat Tugas Akhir kuliah ku…
Terima kasih Ibu dan Istriku yang selalu cerewet memeberi nasehat dan dorongan positif.
Terima kasih Mbah Puteri yang memberi cerita2 manis…
Terima kasih Dosen Wayan sebagai dosen pembimbingku.
Setengah putus asa ini biarlah berlalu, diganti dengan suatu yang lebih berharga…