Archive for August, 2008

Lisan & Hati Meminta Maaf

Friday, August 29th, 2008

Lisan ini pernah salah
Hati ini juga pernah salah,

Sikap ini pernah keliru juga diri ini…
Bicara ini bisa salah, menduga-pun juga bisa salah,
Bisik maupun bicara pernah salah…

Mendekatlah Ramadhan, bulan penuh suci…
Ucap maaf mewakili diri ini, jika ada salah.
meminta maaf kepada semua yang pernah mengenal diri ini,
Semoga Ramadhan tahun ini membersihkan kita dari segala dosa…

Mamah Kangen??

Thursday, August 21st, 2008

Akhirnya tiba juga mertua tercinta, setelah menunggu beberapa saat di bundaran cawang, tepatnya jam 11:25 siang ini. Ikut juga adik-adik dari istri tercinta, nie dan ipeu. Lucu juga si bontot…
Tapi gw ga bisa nemenin lama ibu mertua, karena harus cabut lagi nih ke daerah kebayoran baru, tepatnya jalan Arteri Pondok Indah, maklum ada kerjaan yang harus diselesaikan.
Kelihatannya mamah (ibu mertua) senang banget ngeliat anaknya yang dirantau ini.
Mamah Kangen banget kayaknya sama sang anak nih, ceria wajahnya. 
Sekalian gw juga mau sungkeman sama mamah nih, Insya Allah pulang dari kerjaan atau besok sebelum mamah balik ke Malangbong. Maksudnya sungkeman "Minta maaf mau menjelang ramadhan" biar dosa sesama manusia dihapusin, terus biar tidak ada beban selama menjalankan ibadah,>> gitcu sih kata pak mubaligh… hehehe.

Setengah Putus Asa…

Thursday, August 7th, 2008

Mata ini sudah terlalu lelah menahan kantuk, sudah 2 hari 2 malam menyelesaikan Tugas Akhir kuliah yang tak kunjung jelas bentuknya. Hari Kamis, 7 Agustus 2008, jam 08.30 adalah waktu terakhir, kesempatan kedua, yang diberikan dosen penguji agar aku menyelesaikan alat yang harus aku demokan.

Namun sampai jam 09.00 alat Tugas Akhir yang tinggal 95%, tiba-tiba alat gagal saat tes sebelum di isi program. Aku gak bisa apa-apa, kepenatan, frustasi, depresi, dan kecewa jadi satu. Hampir setengah putus asa, aku gak berbuat apa-apa. Sorenya aku telepon dosen pembimbing, namun hasilnya di lempar lagi ke dosen penguji.

Pagi ini, jam 09.15 aku telepon salah satu dosen penguji, dan jawabannya adalah aku dinyatakan tidak lulus, dan harus mengulang satu semester lagi.

Mungkin itu sudah qodar aku,
terserah orang lain mau ngomong  apa,
karena aku sudah berusaha dan berdoa semaksimal mungkin,
biar orang mau bilang apa.

Terima kasih Ismet, teman yang telah memberi ide, masukan, dan bantuan alat dan tenaganya saat pembuatan Alat Tugas Akhir kuliah ku…
Terima kasih Ibu dan Istriku yang selalu cerewet memeberi nasehat dan dorongan positif.
Terima kasih Mbah Puteri yang memberi cerita2 manis…
Terima kasih Dosen Wayan sebagai dosen pembimbingku.

Setengah putus asa ini biarlah berlalu, diganti dengan suatu yang lebih berharga…