Tua di Jalan
Monday, November 5th, 2007Pagi ini hari kedua gw harus berangkat kerja ke Olimo, Jalan Gajah Mada. Gw kira perjalanan dari rumah gw ke kantor membutuhkan paling sedikit 2 jam lamanya, tetapi gw salah!!
Padahal kemaren pulang dari kantor aja gw dah berusaha lebih awal, tapi GILAAA! Koridor Busway di Harmoni disesakkan oleh ratusan orang. Gw kemaren pulang bareng Devi salah satu staff di kantor gw. Cewe ini sedang hamil jalan lima bulan. Wajahnya setengah pucat menahan lelahnya berdiri ditengah desakan penumpang yang mengantri Bus Trans Jakarta. Lebih dari setengah jam gw harus mendapatkan mobil tujuan Jelambar. "Maaf Devi! kalo lu tertinggal dari gw, maaf karena desakan dari belakang mendorong gw sampai harus masuk ke Bus itu." Ternyata gw butuh waktu dua setengah jam dari Harmoni menuju Joglo, tempat gw tinggal. GILAAA! Jakarta semakin menggila!!!
Pagi ini gw memperkirakan hal yang sama, gw memperkirakan butuh 2 jam dari rumah ke kantor, tapi gw lagi-lagi salah. Gw harus antri dan terjepit di pintu Bus Trans, gw akhirnya mundur kembali ke koridor dan alhasil tangan gw kotor dipenuhi pelumas pintu Bus Trans. Walaupun beda tipis waktu yang gw tempuh dari kemaren, yaitu 15 menit lebih cepat, karena gw harus naik mikrolet dari Harmoni untuk menghindari Antrian didalam koridor.
Kalo kondisinya begini terus setiap hari, "Bisa tua dijalan donk gw!!"
tuk Devi: "maaf yah kalo lu jadi sakit hari ini sebab kelelahan kemaren, jaga kesehatan dan bayi lu yak!!"