Archive for January, 2007

Lambang Ka’bah

Tuesday, January 30th, 2007

Gila!! Ancol pagi begini banjir!! kata orang yang lewat " ini air laut masuk ke darat", padahal setahu gw semalam juga hujan deras banget.
Meski mata masih mengantuk, gw lihat jam di handphone gw yang kacanya sedikit pecah. Ternyata sudah jam 09:48! Padahal gw harus tiba di Media Center alias Pers Room jam 09:00. Langsung aja Gw segera cari jalan mutar untuk menuju Hotel Mercure. Gw ga tau nanti deh motor mio-nya Cupi dah kerendem air, mogok gak yah??

Setelah berputar di Pasar Seni akhirnya sampai juga gw di tujuan, meski badan sedikit basah karena tersiram hujan sejak pagi.
Gw rada sebel juga sama diri sendiri, "Kenapa gw yang pegang kunci ruangan yah?? tahu gitu, titip saja sama staff hotel".
Sampai di ruangan, gw buka pintu dengan kunci hotel yang gw pegang. Ruangan sedikit kotor dan gw bersihkan sisa-sisa kotoran semalam. Gw nyalakan komputer, cek internet, dan sempet nulis blogs ini sih, tidak lupa sms-an sama seseorang yang selalu membuat kangen…
Sekarang tinggal gw sendiri, menunggu teman-teman yang belum datang, menunggu wartawan-wartawan yang penuh caci dan kritikan pedasnya, menunggu orang partai.
Sudah setengah jam berlalu, gw masih bingung mo mengerjakan apalagi, karena semua kelengkapan sudah gw beresin…
Tapi lumayan, meski harus kehilangan sedikit waktu tidur gw, persiapan MPPS yang terlantar, Mungkin ini jalan rejeki dari Allah biar gw bisa nabung buat persiapan masa depan dan hidup baru gw… hehehe
Gw juga cukup senang karena beberapa orang-orang Partai Lambang Ka’bah ini percaya sama tim kerja kita, percaya menyerahkan Media Center Muktamar PPP ke-6 kepada tim kerja kita.  Alhamdulillah semoga ini pintu untuk langkah awal usaha gw dan teman-teman gw…

Signature

Thursday, January 25th, 2007

Ya Allah ini mungkin bukanlah suatu langkah awal bagiku, Terima kasi puji syukur untukMu atas pemberianMu yang luar biasa.

Smoga dia adalah bagian dari doaku selama ini. Smoga dia teman seumur hidupku, kasih seumur hidupku, cinta seumur hidupku.

Engkau Allah telah persembahkan dia dihadapanku, smoga tak pernah putus dengannya. Engkau Allah yang menggerakkan hatinya, Engkau Allah yang menganugerahi cinta padanya. Engkau Allah yang memiliki cinta dan kasih…

Terima kasih kepada dia, karena Engkau Allah telah menggerakkan jemarinya untuk menulisnya. Mungkin itu hanya sekedar tanda tangan sederhana yang terlihat tak berarti, namun tanda tangan itu sangat berarti bagi hidupku…

Semoga dengan tanda tangan itu, Engkau Allah memberi permulaan hidup baru bagiku, Puji dan Syukur untuk Mu ya Allah, terimakasih kepada dia yang telah Kau gerakkan hatinya tuk menerima aku jadi bagian hidupnya, mengerti aku, menyayangi aku…