Nantikanlah Aku

Sudah jam stengah empat sore, gw cabut sama idoy ditemani teman gw. Keluar dari RS menuju cawang mengantar kepergian Idoy pulang ke daerah asalnya. Biarlah rasa rindu kepada orang tuanya dapat terobati.
Seiring kepergian kamu bawalah salamku untuk orang tua mu,
Seiring kepergian kamu, bawalah doa keselamatan bersamamu,
Seiring kepergian kamu, semoga ada kebaikan dibalik semua ini…

"Syukur kalo kamu sudah sampai rumah, kok lama sih?? hampir 5 jam gitu…"
"Macet yah? kamu cape banget yah? istirahat yang cukup yah…!!"

Gw ga tau gimana lagi nih, doa udah, Pdkt udah, tinggal ketemu Ortunya nih…
Gw ga tau nanti harus ngomong apa?
Gw bingung, canggung, tegang, keringet dingin.
Tinggal menunggu waktu dan hasil dari semua usaha dan doa gw selama ini.
Semoga ada ilham baik dari Allah kalo waktu yang kurang dari 12 jam nanti bisa berjalan baik lancar dan barokah.
Mungkin ada secuil kata ringan yang dapat membuat orang tuanya simpati.
Mungkin ada kesan baik dari gw untuk keluarganya.
Mungkin usaha ini berakhir dengan kebaikan dan kebahagiaan.
Mungkin kita harus saling percaya, menjaga dan berbagi…

"Nantikanlah aku! Insya Allah aku akan berusaha yang terbaik untuk kita…"

Leave a Reply